-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Indosatu - Menuju Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    SPayLater Raih Selular Award 2026, Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Digital yang Inklusif

    Redaksi
    Sabtu, 09:30 WIB
    Banner IDwebhost

    SPayLater Raih Selular Award 2026, Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Digital yang Inklusif (dokumentasi)

    INDOSATU.ID - Layanan pembiayaan digital SPayLater meraih penghargaan Best PayLater Service pada kategori Financial Solution, Retail, and Education dalam Selular Award 2026. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi SPayLater dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan digital yang lebih mudah, aman, dan inklusif di tengah meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di Indonesia.

    Pengakuan tersebut hadir seiring berkembangnya transformasi digital yang mengubah cara masyarakat mengakses layanan keuangan. Kemajuan teknologi mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pembiayaan digital untuk memenuhi kebutuhan transaksi secara praktis dan efisien.


    Perkembangan ini juga didukung meningkatnya tingkat inklusi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 80,51 persen. Angka tersebut menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

    Direktur PT Commerce Finance, Anggie Setia Ariningsih, mengatakan pertumbuhan ekonomi digital membuat layanan pembiayaan digital memiliki peran yang semakin penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap solusi keuangan.


    "Seiring berkembangnya kebutuhan finansial masyarakat dan ekonomi digital di Indonesia, layanan pembiayaan digital memiliki peran yang semakin penting dalam memperluas akses terhadap solusi keuangan yang mudah, aman, dan bertanggung jawab. Di SPayLater, kami berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna, sekaligus mengedepankan transparansi, edukasi, dan prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab agar manfaat layanan keuangan digital dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh semakin banyak masyarakat," ujar Anggie, Rabu (8/7/2026).

    Pembiayaan digital atau paylater merupakan layanan pembiayaan yang memanfaatkan teknologi untuk mempermudah proses pengajuan, persetujuan, hingga pengelolaan pembiayaan secara daring.

    Kehadiran layanan ini dinilai turut mendukung peningkatan inklusi keuangan dengan membuka akses pembiayaan bagi masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan keuangan formal.


    Selain menawarkan fleksibilitas bertransaksi, layanan pembiayaan digital memungkinkan pengguna mengakses layanan kapan saja dan di mana saja melalui perangkat digital. Kemudahan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya pemanfaatan layanan keuangan digital di Indonesia.

    Meski demikian, pertumbuhan industri pembiayaan digital juga perlu diimbangi dengan penerapan prinsip perlindungan konsumen yang kuat. Masyarakat diimbau memilih layanan yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memahami secara menyeluruh informasi mengenai biaya dan skema pembiayaan, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan fasilitas pembiayaan sesuai kemampuan finansial.


    Selain aspek keamanan dan transparansi, pengalaman pengguna yang sederhana serta layanan pelanggan yang mudah diakses juga menjadi pertimbangan penting dalam memilih layanan pembiayaan digital. Penerapan prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab dinilai berperan dalam menciptakan ekosistem layanan keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan.

    Di sisi lain, perkembangan teknologi terus mendorong inovasi di sektor pembiayaan digital. Proses yang semakin efisien, kemudahan akses, serta pengembangan fitur yang sesuai kebutuhan pengguna menjadi faktor yang memperluas adopsi layanan keuangan digital di berbagai lapisan masyarakat.


    Penghargaan yang diterima SPayLater pada Selular Award 2026 menjadi salah satu indikator atas upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan pembiayaan digital yang mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era ekonomi digital.

    Ke depan, kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat literasi keuangan, perlindungan konsumen, serta mendorong terciptanya ekosistem pembiayaan digital yang semakin inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.


    Penulis: Budi Alimudin
    Editor: Admin
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    close
    Banner iklan disini