-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Indosatu - Menuju Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    TransNusa Gandeng Skywise, Bangun Ekosistem Digital Penerbangan Pertama di Indonesia

    Redaksi
    Jumat, 15:01 WIB
    Banner IDwebhost

    TransNusa Gandeng Skywise, Bangun Ekosistem Digital Penerbangan Pertama di Indonesia (istimewa)

    INDOSATU.ID - TransNusa memperluas transformasi digital melalui kerja sama dengan Skywise, layanan digital milik Airbus, untuk membangun ekosistem data penerbangan terintegrasi secara real-time.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian penerapan Skywise Core X2 dan Skywise Fleet Performance+ (S.FP+). TransNusa menyebut kolaborasi ini sebagai langkah untuk memperkuat ketepatan waktu penerbangan sekaligus meningkatkan keandalan operasional maskapai.

    Melalui sistem tersebut, data operasional dan teknis penerbangan dapat terhubung dalam satu ekosistem. TransNusa juga menjadi maskapai pertama di Indonesia yang mengadopsi kedua solusi Skywise tersebut.


    "Kolaborasi ini merupakan langkah besar dalam memperkuat komitmen kami kepada para penumpang," tutur Datuk Bernard Francis, Group Chief Executive Officer TransNusa.

    Menurut Bernard, penerapan teknologi tersebut akan mengubah pola pengelolaan operasional dari yang sebelumnya bersifat reaktif menjadi lebih prediktif dengan memanfaatkan data secara real-time.

    "Dengan menjadi maskapai pertama di Indonesia yang mengadopsi solusi Skywise ini, kami beralih dari pelaporan yang bersifat reaktif menuju operasional yang prediktif dan berbasis data secara real-time. Bagi penumpang, hal ini berarti ketepatan waktu penerbangan dan keandalan layanan yang lebih tinggi," ujarnya.

    Ia menambahkan, integrasi tersebut juga memungkinkan TransNusa mengoptimalkan penggunaan armada dan membuka peluang bagi pertumbuhan bisnis yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan di kawasan.

    Deteksi Masalah Pesawat Lebih Dini

    Salah satu manfaat utama penerapan ekosistem digital ini adalah kemampuan melakukan pemeliharaan secara lebih prediktif.

    Data pesawat yang dikumpulkan secara real-time selama penerbangan akan terintegrasi dengan sistem pemeliharaan TransNusa.

    Dengan demikian, Maintenance Control Centre dapat memantau kondisi armada secara langsung dan mengidentifikasi anomali teknis lebih awal.


    Deteksi tersebut memungkinkan tim teknis mengambil tindakan sebelum masalah berkembang menjadi gangguan operasional yang lebih besar.

    Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko keterlambatan maupun pembatalan penerbangan yang tidak terjadwal.

    Bagi penumpang, sistem tersebut diarahkan untuk menciptakan perjalanan yang lebih lancar dengan mengurangi potensi gangguan akibat persoalan teknis yang sebenarnya dapat diantisipasi lebih awal.

    Armada Lebih Siap Beroperasi

    Integrasi data juga ditujukan untuk mengurangi waktu pesawat berada di darat akibat kebutuhan pemeliharaan yang tidak terjadwal.

    Dengan armada yang lebih siap beroperasi, TransNusa dapat meningkatkan pemanfaatan pesawat sekaligus mendukung ketepatan waktu penerbangan di seluruh jaringannya di kawasan.


    Dalam pengelolaan armada, TransNusa juga menargetkan pengurangan kejadian Aircraft on Ground (AOG) yang dapat menimbulkan biaya tinggi dan mengurangi waktu operasional pesawat.

    Pemanfaatan data secara lebih terintegrasi diharapkan membantu maskapai menjaga pesawat tetap beroperasi serta memaksimalkan jam terbang harian.

    Satu Data untuk Pilot hingga Teknisi

    Skywise Core X2 dan S.FP+ juga akan terhubung dengan berbagai perangkat digital yang sebelumnya telah digunakan TransNusa, seperti N-Flight Planning (N-FP), Mission+ FLIGHT sebagai electronic Flight Folder, dan Mission+ MAPS untuk kebutuhan advanced charting.

    Integrasi tersebut memungkinkan pilot, kru darat, dan teknisi mengakses sumber data yang sama untuk setiap penerbangan.


    Dengan mengurangi ketergantungan pada data yang terfragmentasi di berbagai sistem, TransNusa menargetkan alur kerja yang lebih otomatis dan terkoordinasi.

    Sistem tersebut juga dirancang untuk mendukung pengembangan armada dan jaringan rute secara lebih terukur seiring ekspansi bisnis maskapai.

    Skywise Sebut Jadi Tonggak Baru Digitalisasi Penerbangan

    Skywise Head of Region APAC Alessandro Luzi mengatakan, kerja sama dengan TransNusa menjadi perjanjian pertama di Indonesia yang mencakup penerapan S.FP+ dan Skywise Core X2.

    Menurut dia, integrasi portofolio digital tersebut dapat menyederhanakan alur kerja dan menjaga konsistensi data di berbagai bagian organisasi.

    "Pencapaian ini menandai perjanjian S.FP+ dan Skywise Core X2 yang pertama di Indonesia," ujar Alessandro.

    Ia mengatakan, peralihan dari pelaporan tradisional berbasis spreadsheet menuju arsitektur digital yang lebih terintegrasi dapat memperkuat pengelolaan operasional penerbangan.


    "Integrasi ini memberikan manfaat yang jelas dan terukur pada dua aspek penting, yaitu keandalan yang lebih tinggi bagi penumpang serta optimalisasi efisiensi aset bagi TransNusa," ucapnya.

    Melalui kolaborasi tersebut, TransNusa menempatkan pemanfaatan data real-time sebagai bagian dari strategi pengelolaan armada dan operasionalnya.

    Sistem ini sekaligus menjadi fondasi digital bagi maskapai dalam meningkatkan efisiensi, menjaga keandalan penerbangan, dan mendukung ekspansi jaringan di kawasan. (Red)


    Penulis artikel: Budi Alimuddin
    Editor: MSN Limbong
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    close
    Banner iklan disini