-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Indosatu - Menuju Indonesia Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Musim Mas dan PMI Sumut Salurkan Bantuan untuk 2.000 Keluarga Terdampak Gempa Flores

    Redaksi
    Jumat, 11:03 WIB
    Banner IDwebhost

    Salah satu warga menerima bantuan dari Musim mas (Foto: dokumentasi)

    INDOSATU.ID - Musim Mas Group bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada sekitar 2.000 keluarga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Bantuan tersebut disalurkan pada 11–22 September 2026 di tiga wilayah, yakni Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Sikka, yang masih menjalani proses pemulihan setelah gempa berkekuatan M7,7 mengguncang sejumlah wilayah Flores.

    Dukungan tidak hanya berupa kebutuhan pokok. Musim Mas dan PMI juga menghadirkan layanan kesehatan serta dukungan psikososial, terutama bagi kelompok rentan, penyandang disabilitas, dan anak-anak.

    Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan dukungan selama mereka menata kembali kehidupan setelah bencana.


    Corporate Affairs General Manager Musim Mas Group, Yuandy, mengatakan kehadiran perusahaan dalam respons kemanusiaan merupakan bagian dari komitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat yang terdampak bencana.

    "Kami berharap apa yang kami berikan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit ini. Bagi kami, hadir dan memberikan dukungan ketika masyarakat menghadapi bencana merupakan bagian dari komitmen besar Musim Mas Group untuk dapat ikut berkontribusi bagi masyarakat. Semoga Flores segera bangkit," tutur Yuandy.

    Bantuan kebutuhan dasar disalurkan kepada masyarakat di tiga kabupaten dengan pembagian 600 bantuan untuk Nagekeo, 700 bantuan untuk Ende, dan 700 bantuan untuk Sikka.

    Paket bantuan berisi berbagai kebutuhan pangan dan keperluan sehari-hari. Sejumlah perlengkapan pendukung juga disertakan, seperti perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi, terpal, selimut, matras, susu anak, hingga kebutuhan bagi lansia.


    Nagekeo, Ende, dan Sikka menjadi wilayah yang masih menghadapi dampak gempa dalam masa pemulihan. Di Nagekeo yang berada dekat dengan episentrum, sebagian warga masih mengungsi.

    Sementara di Sikka, khususnya Pulau Paluweh, gempa menimbulkan korban jiwa dan luka serta membuat sebagian masyarakat harus berpindah dari rumah mereka. Di Ende, terutama wilayah pesisir bagian utara, masyarakat juga masih merasakan dampak gempa.

    Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat mengurangi beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masih beradaptasi dengan kondisi pascabencana.

    Pemulihan pascabencana juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Karena itu, rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut dilengkapi layanan kesehatan di sejumlah titik di Nagekeo, Ende, dan Sikka.


    Layanan dilakukan dengan melibatkan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan setempat. Masyarakat mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

    Dukungan kesehatan juga mencakup penyaluran obat-obatan, susu formula, makanan anak, dan air bersih.

    Dalam pelayanan di lapangan, tenaga kesehatan menemukan sejumlah keluhan yang dialami warga, antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diabetes, hipertensi, gangguan lambung, dan penyakit kulit.

    Selain di tiga kabupaten tersebut, bantuan obat-obatan juga disalurkan ke Kabupaten Ngada dan Manggarai Barat berdasarkan permintaan dari tim pelayanan kesehatan di masing-masing wilayah.

    Anak-anak Mendapat Dukungan Psikososial

    Dampak bencana tidak hanya dirasakan dari sisi kebutuhan fisik. Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk memulihkan rasa aman setelah menghadapi situasi yang mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Karena itu, dukungan psikososial menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan tersebut.

    Anak-anak diajak mengikuti permainan dan aktivitas kreatif yang memungkinkan mereka berinteraksi serta mengekspresikan diri. Mereka juga mendapatkan pengenalan mengenai kesiapsiagaan menghadapi gempa dengan metode yang sederhana dan sesuai dengan usia mereka.

    Aktivitas menggambar hingga permainan ular tangga digunakan untuk membantu anak memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika gempa terjadi.

    Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan ruang untuk kembali bermain dan belajar dalam suasana yang lebih aman, sekaligus perlahan membangun kembali rasa percaya diri setelah mengalami bencana.


    Respons kemanusiaan tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Musim Mas Group, PMI Provinsi Sumatera Utara, PMI di masing-masing kabupaten, pemerintah daerah, hingga fasilitas kesehatan setempat.

    PMI Nagekeo, Ende, dan Sikka membantu mengidentifikasi lokasi serta masyarakat yang membutuhkan bantuan. PMI Sumatera Utara mendukung pelaksanaan layanan kesehatan, psikososial, dan distribusi bantuan.

    Sementara itu, Musim Mas Group memberikan dukungan pendanaan sekaligus terlibat dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

    Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Utara, Ade Yudiansyah, mengatakan kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.


    "Dukungan dari Musim Mas Group menjadikan bantuan dan layanan ini menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kami berupaya agar setiap dukungan yang diberikan dapat diterjemahkan menjadi layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucap Ade.

    Bagi warga terdampak, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan.

    Salah satu penerima manfaat di Nagekeo, Ludgardis Moi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diterima.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Musim Mas Group dan PMI yang sudah datang dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

    Melalui kolaborasi tersebut, Musim Mas Group dan PMI Sumatera Utara berharap dukungan yang diberikan dapat membantu masyarakat di Flores melewati masa pemulihan dan kembali menata kehidupan setelah bencana. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Terkini

    close
    Banner iklan disini