![]() |
| Aice Konsisten Raih Top Brand Delapan Tahun Berturut-turut (dokumentasi) |
INDOSATU.ID - Produk Aice kembali meraih Top Brand Award dan Top Brand for Kids 2026 untuk kategori es krim, sekaligus memperpanjang konsistensinya sebagai penerima penghargaan tersebut selama delapan tahun berturut-turut sejak 2019.
Pencapaian tahun ini diikuti peningkatan signifikan pada Top Brand Index (TBI) Aice, yang naik dari 10,60% pada 2025 menjadi 27,27% pada 2026. Kenaikan sebesar 16,67 poin persentase tersebut setara dengan pertumbuhan sekitar 157% secara tahunan.
Pada data TBI 2026 juga menunjukkan dinamika persaingan di kategori es krim. Perubahan indeks pada sejumlah merek utama menggambarkan bahwa preferensi konsumen dapat berubah secara signifikan dalam waktu relatif singkat.
Baca Juga: Luncurkan Acer Smart School Awards 2023, Acer Indonesia Bantu Dorong Kualitas Dunia Pendidikan
Senior Brand Manager Aice, Sylvana Zhong, mengatakan peningkatan indeks sekaligus penghargaan yang kembali diraih Aice menjadi pengingat bahwa kepercayaan konsumen harus terus dipelihara, Minggu (30/8/2026).
"Delapan tahun merupakan perjalanan yang panjang, tetapi bagi kami yang lebih penting adalah bagaimana kepercayaan itu terus diperbarui. Konsumen sekarang memiliki semakin banyak referensi dan pilihan. Karena itu, penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mendengarkan konsumen dan memastikan Aice tetap relevan dengan kebutuhan mereka," tutur Sylvana.
Top Brand Award 2026 mengangkat tema “Respectful Brand”, yang menempatkan hubungan dan kepercayaan konsumen sebagai bagian penting dalam keberlanjutan sebuah merek.
Menurut Frontier, hubungan antara brand dan konsumen tidak dibangun melalui popularitas semata, melainkan melalui konsistensi pengalaman, integritas, kualitas, inovasi, dan keterlibatan dengan konsumen.
Top Brand Index diukur melalui tiga parameter utama, yaitu Top of Mind Awareness, Last Usage, dan Future Intention. Survei dilakukan secara independen oleh Frontier di 15 kota besar di Indonesia menggunakan metode multistage area random sampling dan purposive sampling.
Sebuah brand dapat memperoleh predikat Top Brand apabila memiliki TBI minimal 10% dan berada di posisi tiga besar dalam kategorinya.
Melalui metodologi tersebut, peningkatan TBI Aice dari 10,60% menjadi 27,27% tidak semata-mata menunjukkan tingkat pengenalan merek. Indeks tersebut merupakan gabungan indikator mengenai kekuatan brand di benak konsumen, penggunaan produk, serta kecenderungan konsumen untuk memilih kembali.
CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., mengatakan tantangan brand tidak berhenti ketika sebuah merek telah dikenal konsumen.
"Top Brand Award bukan sekadar penghargaan atas pencapaian masa lalu, melainkan indikator keberlanjutan brand di masa depan. Brand yang mampu bertahan bukan hanya brand yang dikenal, tetapi juga yang dipercaya dan memiliki tempat khusus di hati konsumennya," ucap Handi.
Menurutnya, kepercayaan dan kedekatan dengan konsumen tidak dapat dibangun hanya melalui iklan, promosi, atau media sosial, tetapi juga melalui kualitas, konsistensi, inovasi, dan keterlibatan yang kuat dengan konsumen.
Perubahan preferensi konsumen menjadi salah satu tantangan bagi industri es krim. Konsumen memiliki lebih banyak pilihan dan sumber referensi, sementara tren makanan dan minuman berkembang cepat melalui kanal digital dan media sosial.
Tren kuliner saat ini juga semakin banyak mengandalkan unsur novelty, tampilan visual, tekstur, serta pengalaman baru. Perkembangan tersebut memperluas referensi konsumen terhadap produk dan pengalaman kuliner dari berbagai negara.
Bagi Aice, kondisi tersebut membuat inovasi tidak hanya berkaitan dengan peluncuran produk baru, tetapi juga dengan kemampuan membaca perubahan selera konsumen, menjaga kualitas, serta memperluas akses produk.
![]() |
| Aice Konsisten Raih Top Brand Delapan Tahun Berturut-turut (Spesial) |
"Selera konsumen berubah cepat. Produk yang diminati beberapa tahun lalu belum tentu sama dengan yang dicari hari ini. Itu sebabnya masukan konsumen terus kami gunakan dalam pengembangan produk dan inovasi Aice," ujar Sylvana.
untuk saat ini, Aice memiliki lebih dari 100 varian produk es krim yang tersedia di ratusan ribu outlet di seluruh provinsi Indonesia. Keberadaan produk di berbagai wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menyediakan pilihan sekaligus memperluas akses bagi konsumen.
Salah satu inovasi terbaru Aice adalah Aice Crispy Balls Shine Muscat. Produk ini memadukan es krim dengan crispy balls, popping candy, aroma melati, dan nata de coco untuk menghadirkan kombinasi tekstur serta sensasi rasa dalam satu produk.
Mengusung karakter buah Shine Muscat yang manis dan segar, produk tersebut menawarkan perpaduan sensasi crispy, creamy, chewy, dan fresh. Inovasi ini juga mengikuti popularitas rasa Shine Muscat di kalangan generasi muda serta tren kuliner bergaya Korea.
Aice Kembali Raih Top Brand for Kids
Tidak hanya penghargaan pada kategori es krim secara umum, Aice juga kembali meraih Top Brand for Kids 2026 untuk kategori es krim anak. Pencapaian ini juga menjadi yang kedelapan secara berturut-turut sejak 2019.
Berdasarkan data Top Brand for Kids 2026, Aice mencatat indeks sebesar 16,50% pada kategori es krim anak dan berada dalam kelompok tiga besar kategori tersebut.
Bagi Aice, capaian tersebut mencerminkan konsistensi untuk tetap berada dalam kelompok merek teratas di tengah perubahan preferensi anak dan pertimbangan orang tua dalam memilih produk bagi keluarga.
"Kami ingin terus menjaga kepercayaan keluarga melalui kualitas dan keamanan produk, tetapi pada saat yang sama tetap menghadirkan pengalaman menikmati es krim yang menyenangkan dan relevan bagi generasi yang terus berubah," terang Sylvana.
Baca Juga: Kolaborasi Alumni Warnai Booth BINUS di IIETE 2026, Tawarkan Pengalaman Global Pada Calon Mahasiswa
Memasuki tahun kedelapan sebagai penerima Top Brand dan Top Brand for Kids, Aice menilai peningkatan TBI pada 2026 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan konsumen.
Tantangan berikutnya, menurut Sylvana, bukan sekadar mempertahankan penghargaan, tetapi menjaga kepercayaan konsumen melalui pengalaman produk yang konsisten, inovasi yang relevan, kualitas dan keamanan, serta akses produk yang semakin luas.
"Delapan tahun ini kami capai bersama konsumen. Karena itu, kami tidak melihatnya sebagai pencapaian Aice semata. Kepercayaan konsumen harus diperoleh kembali setiap hari, melalui produk yang mereka pilih, pengalaman yang mereka rasakan, dan kemampuan kami untuk terus memahami perubahan kebutuhan mereka," ungkap Sylvana.
Penulis berita: Budi Alimuddin
Editor: Tim Redaksi







Tidak ada komentar:
Posting Komentar