![]() |
| TransNusa Buka Rute Langsung Manado–Ternate, Perkuat Manado sebagai Hub Indonesia Timur (Foto: Spesial) |
INDOSATU.ID - Penerbangan 2 kali sehari mulai 19 Agustus 2026, dan tiket mulai Rp999 ribuan, TransNusa resmi memperluas jaringan di Indonesia Timur dengan membuka rute langsung Manado TTE–Ternate MDC mulai 19 Agustus 2026.
Penerbangan ini dilayani 2 kali sehari atau 14 kali seminggu untuk memperkuat konektivitas antarkota strategis sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan.Tiket Manado–Ternate sudah dapat dipesan sejak 27 Juli 2026 melalui situs resmi www.transnusa.co.id dan seluruh kanal penjualan resmi.
Harga tiket mulai dari Rp999.000 untuk sekali jalan.Penerbangan dari Manado dijadwalkan berangkat pukul 07.30 WITA dan tiba di Ternate pukul 09.25 WIT. Penerbangan kedua berangkat pukul 10.20 WITA dan tiba pukul 12.15 WIT.
Sementara dari Ternate ke Manado dijadwalkan pukul 09.55 WIT dan 12.45 WIT. Seluruh rute dilayani menggunakan armada Airbus A320 dengan bagasi gratis 20 kg, snack dan minuman gratis, opsi Extra Legroom, serta diskon tiket untuk anak.
Pembukaan rute baru ini sekaligus memperkuat peran Manado sebagai salah satu hub utama TransNusa di kawasan Indonesia Timur. Saat ini TransNusa telah mengoperasikan penerbangan dari dan ke Manado menuju Sorong, Denpasar, dan Guangzhou.
Dengan tambahan rute ke Ternate, Manado tidak hanya menjadi pintu gerbang Sulawesi Utara, tetapi juga titik penghubung bagi masyarakat Indonesia Timur untuk mengakses jaringan domestik dan internasional TransNusa.
Baca Juga: Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen Raih Juara II Debat Lingkungan Tingkat Nasional
"Kami terus mengembangkan jaringan penerbangan yang tidak hanya menghubungkan kota-kota besar, tetapi juga memperkuat akses menuju kawasan yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Manado memiliki peran yang semakin strategis sebagai salah satu hub TransNusa di Indonesia Timur, dan kehadiran rute Manado–Ternate akan semakin memperkuat konektivitas kawasan ini," ujar Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, Senin (3/8/2026) kemarin.
Menurut Datuk Bernard, setiap rute baru dirancang sebagai bagian dari jaringan yang saling terhubung. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan penumpang dari dan ke kota tersebut, tetapi juga daerah sekitar yang memperoleh akses ke lebih banyak destinasi.
Rute Manado–Ternate juga diharapkan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Ternate dikenal sebagai pusat sejarah Jalur Rempah dengan peninggalan Kesultanan Ternate dan benteng bersejarah.
Sementara Manado menjadi pintu masuk ke destinasi unggulan Sulawesi Utara seperti Taman Nasional Bunaken. TransNusa menegaskan pengembangan jaringan domestik merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk membangun konektivitas yang lebih merata di seluruh Indonesia.
Dengan model hub di Manado, maskapai menargetkan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata di Indonesia Timur. (Admin)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar